• Home
  • Add Chat YM - Email - Windows live - Friendster - Tagged - plurk - h5 - Bergaul : ken_setia@yahoo.com Facebook Anti NII : devasovia@yahoo.co.id
  • nii-alzaytun-sesat.blogspot.com
  • www.nii-crisis-center.com
  • Abatasa
Www.nii-crisis-center.com
Call Center Olnline 021 95641276 - 08998096569 - 087881973687
  • Profile

    • ken setiawan
      ken setiawan
      Waspada terhadap gerakan makar Negara Islam Indonesia Pesantren Al-Zaytun indramayu Jawa- Barat
  • Categories

    • Facebook Anti NII alzaytun (6)
    • Forum Komunikasi Korban NII ALZAYTUN (16)
    • Prpaganda NII AL-ZAYTUN (9)
  • Tag

      Sejarah Perjuangan Mujahid Kahar Muzakar dan Kartosoewirjo Terhadap ISLAM, Facebook Anti NII kw9 alzaytun, Facebook Anti NII kw9 alzaytun,
  • Archives

    • May 2009
    • April 2009
    • March 2009
  • Links

    • akhir-kehancuran-alzaytun.blogspot.com
    • http://azaytun.wordpress.com/
    • http://forum.securehacklink.org/index.php?topic=155.0;wap2
    • http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9/
    • http://id-id.facebook.com/people/Mahad-Al-Zaytun/567398058
    • http://iklanhouse.com/informasi-10/
    • http://kampungrison.wordpress.com/2008/10/22/teks-proklamasi-nii/
    • http://ngecap.detik.com/profile/ken_setia
    • http://profiles.friendster.com/83675364
    • http://profiles.friendster.com/evan4efer
    • http://www.apakabar.ws/content/view/2120/88888889/
    • http://www.facebook.com/group.php?gid=60311278823
    • http://www.kapanlagi.com/h/0000227705.html
    • http://www.mail-archive.com/mencintai-islam@yahoogroups.com/msg04854.html
    • http://www.tagged.com/91645774
    • kehancuran-alzaytun.blogspot.com
    • nii-alzaytun-sesat.blogspot.com
    • www.nii-crisis-center.com
    • www.nii-crisis-center.com
  • Statistik

      Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 205737 kali
Mei 02

facebook anti nii alzaytun

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 23 Comment »


Add Facebook Anti NII KW9


sovie_alzaytun@yahoo.com


deva_moeslimah@yahoo.com


khoirunissa_alzaytun@yahoo.co.id


sovie_gumilang@yahoo.com


panji_gumilangn11@yahoo.com


moeslimahsmile@yahoo.com


smilemoeslimah@yahoo.com


setiawan_ken@yahoo.com


(read more ...)


Mei 02

RINTIHAN DI BALIK MAY DAY (HARI BURUH INTERNASIONAL) MA’HAD AL ZAYTUN - MESIN PENINDAS MADE IN THOGUT

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 0 Comment »


RINTIHAN DI BALIK MAY DAY (HARI BURUH INTERNASIONAL) MA’HAD AL ZAYTUN - MESIN PENINDAS MADE IN THOGUT


1 Mei 2009

HARI INI Jakarta dikepung kaum buruh,

Ada yang berteriak, tertawa & menangis tapi tak sedikit yang berdiam diri

Kami ingin kesejahteraan yang cuma dijanjikan

Kami ingin lepas dari penindasan atas nama pembangunan & karya nyata

kami ingin merdeka dari eksploitasi penguasa & pengusaha pro kapitalis

Kami ingin UMR dan Jamsostek yang pantas bukan untuk ditindas


HARI INI Jakarta dikepung kaum buruh,

Tapi mereka tidak sendirian, buktinya mereka masih tertawa

Karena ratusan mata kamera wartawan mengepung sambil membidik

Bahkan ada yang LIVE menyuarakan penderitaan mereka

Sorenyapun semua Televisi menyiarkan nasib buruh kita

Keesokan pagi jutaan eksemplar koran menyebarkan tangis pilu mereka

Mereka masih beruntung dan harusnya bersyukur masih ada yang PEDULI


HARI INI Jakarta dikepung kaum buruh,

Mereka yang meninggalkan kuliahnya karena harus mengejar setoran

Mereka yang ‘menghilangkan diri’ tapi orangtuanya panik ‘anaknya hilang’

Mereka yang daftar gajinya ada ditangan INTEL, tapi jauh dibawah UMR

Mereka dari Bupati, Camat, Lurah & Stafnya digaji ala kadarnya

Mereka yang gajinya ‘gak pernah diambil’ karena dipotong setoran

Mereka yang pura-pura jadi karyawan, bersafari rekrut sana - rekrut sini

Mereka layaknya ROMUSHA dizaman kolonialisme Jepang

Mereka katanya ikhlas membela idealismenya untuk sebuah cita ‘FUTUH’


HARI INI Jakarta dikepung kaum buruh,

Tapi Buruh yang SATU ini BISU kebanyakan di Baiat & Tilawah

Buruh yang SATU ini TELAH HILANG HAK-HAK KEMANUSIAANNYA

Walau Pabriknya Al Zaytun sudah SEKARAT NYARIS BANGKRUT tetap tak mengusik akal sesatnya

REALITAS KEGAGALAN BISNIS - Terhibur oleh IDEALISME YANG PUDAR

Jangankan UMR, Jamsostek dan Bonus, gak FULL Setoran dihitung HUTANG

Cape Deh ! Tapi inilah Perjuangan membela Berhala bernama AL ZAYTUN

Disana 4700 eksponen & karyawan HIDUP SEGAN MATI TAK MAU

Sudah banyak yang teriak, tapi media masa mana yang mau dengar

Sudah banyak yang kabur, yah memang dikondisikan demikian

Sudah banyak yang berontak, GARDA & TIBMARA fakta tak terbantahkan


HARI INI Jakarta dikepung kaum buruh,

Mereka masih sangat beruntung, dibanding puluhan ribu BURUH NII KW9

Mereka masih bisa berteriak, dibanding warga NII yang membeli PENIPU

Mereka masih ada UMR, dibanding harus dikejar setoran INFAQ

Mereka masih dapat pesangon, dibanding buruh-buruh NII Al zaytun yang habis manis sepah dibuang (kalo ‘Kaslan’ / murtad dari KW9)


TAPI MEREKA ADALAH SAUDARA KITA JUGA

WALAU MUI, ORMAS ISLAM & ULAMA TAK PEDULIKAN PENDERITAANNYA

PENDERITAAN MEREKA, PENDERITAAN KITA JUGA

CITA-CITA MEREKA, CITA-CITA KITA JUGA

TANGIS MEREKA, TANGIS KITA SEMUA YANG PEDULI


TINGGALKAN BERHALA YANG BERNAMA MA’HAD AL ZAYTUN

TINGGALKAN PENINDASAN - TAPI TETAP TEGUHKAN CITA-CITA

JANGAN BIARKAN …


Pemerhati Kaum Tertindas



(read more ...)
Apr 15

KINI JAMAAH DAN CALEG NII KW9 AL-ZAYTUN GIGIT JARI MENUNGGU FUTUH YANG TAK JELAS

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 9 Comment »



Kemarin pagi, saya mendapat informasi bahwa pada Sabtu, 11 April 2009, akhirnya Syaykh Al-Zaytun, YAB. Abdus Salam Rasyidi (Panji Gumilang) mengumpulkan para ‘pejabat’ NII (Negara Islam Indonesia) level wilayah (Gubernuran) bawahannya di Ma’had Al-Zaytun (MAZ) Indramayu. Mereka dikumpulkan setelah Partai RepublikaN dipastikan tidak mampu menembus batas ambang electoral threshold sebesar 2,5%. Itu artinya, kelima caleg dari NII (faksi Al-Zaytun) otomatis gagal menembus Senayan—berapapun jumlah suara yang mereka peroleh. Sang Imam mencoba membesarkan hati para pejabat bawahannya itu, yang saya peroleh dari seorang insider, intinya begini:



“Tidak perlu berkecil hati. Setidaknya, masyarakat telah mulai menerima kehadiran kita di kancah politik nasional.”



 


 


Kenyataan ini, jelas mengecewakan para jamaah NII faksi Al-Zaytun. Padahal, seluruh jamaah yang masih aktif sudah dikerahkan untuk ‘memilih’ di berbagai TPS di lima Dapil tempat kelima caleg itu dicalonkan. Bahkan, dengan persiapan hampir 7 bulan. Memang, berbagai komentar di facebook Imam Prawoto, salah satu caleg dari MAZ tersebut, para konstituen mencoba menghibur diri.


 


Siapa saja kelima caleg NII-MAZ yang gagal melenggang ke Senayan itu?


 


 



  • Imam Prawoto


imamprawoto1



 



  • Drs. Miftakh


alias Jafar Syubani (Ketua Majelis Syuro NII faksi Al-Zaytun)


  • M. Soleh Aceng, SH


caleg-az-soleh

 



  • dr. Dani Kadarisman


caleg-az-dani



 



  • Ir. Asrurrifak


 


 


Master Teknik Sipil dari ITB ini menjadi Caleg Dapil Lamongan dan Gresik, Jawa Timur

 


 


***


Beberapa kader NII faksi Al-Zaytun (NII-MAZ) yang masih aktif di dalam ’struktur organisasi bercerita kepada saya tentang geliat Al-Zaytun untuk meloloskan caleg mereka. Namun, beberapa dari mereka menyesalkan: mengapa Imam Prawoto yang ditempatkan di Dapil Tangerang, yang otomatis Dapil paling gemuk—dan berpotensi besar menjadi lumbung suara serta meloloskan putra sulung Syaykh AS. Panji Gumilang itu, jika saja Partai RepublikaN lolos electoral threshold 2,5 %. Padahal caleg Drs. Miftakh dan M. Soleh Aceng S.H. jelas jauh lebih senior dan memiliki kompetensi leadership yang tidak kalah hebat.


 



“Mengapa tidak kader senior, seperti para pejabat setingkat Menteri atau eselon satu lainnya, yang sudah berjuang sejak tahun 1980-an. Apakah hanya karena beliau anak Syaykh Al-Zaytun. Kok jadi KKN gitu ?” keluh seorang kader NII faksi Al-Zaytun kepada saya.


“Ah, sudahlah. Tak perlu dikeluhkan. Lagi pula, kelima kader itu tak lolos juga, bukan?” jawab saya.


 



 


Sebagai catatan, tiga dari lima orang caleg tersebut memiliki kedudukan struktural penting dalam sistem organisasi NII faksi Al-Zaytun. Mohon maaf, jika saya tak bisa mengungkapkannya di sini.


 


 


 


Sebagai orang yang pernah memiliki kedekatan dengan kelima caleg tersebut di atas, juga dengan Syaykh A.S. Panji Gumilang, saya mencoba mengambil ibrah (pelajaran) dari kegagalan ini sehingga muncul pertanyaan: “Mengapa tidak sejak dulu saja memutuskan mengambil jalur kepartaian dalam berpolitik, ketika organisasi NII-MAZ masih begitu kuat? Padahal ketika itu ada momen yang begitu kuat untuk membentuk sebuah partai politik–yang akhirnya momen itu diambil secara cerdas oleh PKS.


 


 


 


Saya masih ingat betul, sehari setelah bertemu dengan Jusuf Kalla di kediaman beliau di Jalan Dharmawangsa pada masa Pilpres putaran kedua tahun 2004 lalu, Syaykh Al-Zaytun sempat berpikir untuk membentuk partai politik. Waktu itu, saya termasuk orang yang menjawab “setuju” ketika ditanya oleh “beliau”. Entah, mengapa kemudian rencana itu urung dilakukan.


 


Saya juga masih ingat betul, ketika berbagai pertemuan dilangsungkan di Wisma Fairbank Senayan, antara para pimpinan MAZ dan tokoh-tokoh politik Orba seperti Harmoko, Haryono Suyono, dan beberapa tokoh lain, yang sepertinya akan bermuara pada pembentukan sebuah partai politik. Namun, lagi-lagi saya hanya bisa bertanya dalam hati: “Entah, mengapa kemudian rencana itu pun urung dilakukan?”


 


Jika kemudian, artikel ini muncul, semata-mata karena saya resah dengan berbagai ketidakpastian yang dikeluhkan oleh beberapa teman di dalam barisan NII-MAZ–yang sepertinya juga dialami oleh sebagian besar kader-kader NII-MAZ–akan arah perjuangan mereka. Sementara di satu sisi, pengorbanan yang diberikan sudah begitu besar. Memang, meski saya sekarang berada di luar sistem, namun saya merasa bahwa masa 15 tahun keterlibatan saya di NII-MAZ (dengan berbagai konsekwensi terhadap diri dan keluarga saya) merupakan alasan bagi saya untuk tetap berhak ikut merasa resah.


 


Sekian dulu informasi singkat dari saya. Selengkapnya, nantikan saja sebuah buku yang sedang saya tulis—yang sementara ini akan saya beri judul “Mozaik Hitam Putih Al-Zaytun: Belajar dari Keunggulan dan Kelemahan NII Al-Zaytun”. Semoga, jika tak ada halangan, buku tersebut akan saya rampungkan pada akhir tahun ini.


 


 


 


Oh ya, bagi saya, buku tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral saya kepada seluruh jamaah dan mantan jamaah NII faksi Al-Zaytun. Melalui buku itu, kelak, saya ingin meluruskan berbagai informasi menyesatkan yang terlalu menghujat dan menempatkan kawan-kawan NII faksi Al-Zaytun sebagai orang sesat, serta mendudukkan organisasi itu sebagai organisasi tanpa nilai lebih. Padahal, organisasi ini memiliki begitu banyak potensi positif, yang bermanfaat bagi kemajuan umat dan masyarakat luas.


 


Tapi, sebaliknya, saya juga ingin menyampaikan berbagai pergulatan internal (perpecahan, praktik KKN dan miss-orientation) yang pada akhirnya membuat organisasi ini melalui grafik menurun, setelah sempat mengalami era keemasan pada periode 1994-2002.


 


 


 


 


Bagi saya, hanya satu hal yang membuat buku itu urung terbit, yakni jika terjadi rekonsiliasi di antara para elite NII-MAZ, antara mereka yang masih aktif “di dalam” dan yang berada “di luar sistem” untuk membicarakan masa depan organisasi, termasuk pertanggungjawaban aset organisasi yang saya perkirakan menyentuh angka triliun rupiah.


 


 


 


 


 



  • (Maaf, khusus untuk posting ini, saya menutup pintu bagi diskusi dan komentar yang bersifat menghujat dan mencaci maki Ma’had Al-Zaytun dan NII-MAZ).



  • (Artikel ini merupakan stimulan awal dari serangkaian upaya untuk memperbaiki MAZ dari luar sistem. Jadi, mohon maaf bagi teman-temanku yang merasa “terganggu” dengan posting ini. Semoga, posting ini bermanfaat bagi organisasi MAZ yang sedang kalian perjuangkan. Bagaimanapun, MAZ adalah aset umat yang harus diselamatkan).

  • (Kepada Syaykh Al-Zaytun, mohon maaf jika Anda tidak berkenan dengan artikel ini. Sungguh, Anda merupakan orang yang sangat berjasa dalam pembentukan character building bagi banyak orang, termasuk diri saya).


Sumber : www.nii-crisis-center.com



(read more ...)
Apr 09

PENGERAHAN JAMAAH NII AL-ZAYTUN DAN FENOMENA FORMULIR A5 ASPAL

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 1 Comment »


PENGERAHAN JAMAAH NII AL-ZAYTUN DAN FENOMENA FORMULIR A5 ASPAL


9 April 2009

Satu hari sebelum hari H pencontrengan pemilu tahun ini, seluruh jamah NII diberbagai daerah sudah mempersiapkan diri guna ikut berpartisipasi dalam ajang demokrasi pemilu 2009. Anehnya kini para jamah NII bukan hanya nyonterng di TPS saja, akan tetapi mereka juga menempatkan saksi saksi disetiap TPS TPS yang menjadi basis kekuatan mereka.  Pada hari kamis dini hari semua jamaah NII dari luar daerah pemilih ( pendatang ) yang sudah mengantongi formulir A5 asli maupun yang ASPAL ( asli tapi palsu ) berduyun duyun mendatangi TPS TPS di daerah caleg mereka, dari 5 daerah caleg yang paling menjadi sorotan adalah caleg Dapil tanggerang dan caleg Dapil bogor yang tidak lain adalah putra dari Syakh Panji Gumilang ( Presiden NII ALZAYTUN ) yaitu Imam Prawoto.


Pada hari kamis pula banyak orang tua korban NII yang mengeluh bahwa anaknya tidak pulang karena mereka harus nyontreng di dapil lain. Padahal didaerahnya sendiri dia tidak ada masalah, ada sebagian orang tua juga yang menahan anaknya untuk tidak mencontreng di dapil lain .


Mereka amat pintar dalam mengambil celah, sekiranya aparat tidak menutup mata dalam masalah ini, seabreg data semoga dapat membawa masalah ini ke tingkat pengadilan. ini harus di usut, pengerahan masa yang berlebihan dan banyak nya formulir ASPAL harus dibawa ke kengadialn, ini adalah kecurangan dan merupakan kejahatan terselubung. Anak bangsa semakin di bodohi dengan segala propaganda yang dilalukan jaringan NII AL-ZAYTUN. Jangan sampai mereka bisa melenggang ke DPR,.


Ingat !!! Korban semakin hari semakin banyak berjatuhan, apalagi jika jaringan NII ini masuk DPR dan mereka mensosialisasikan aturan dan hukum hukum supaya berpihak pada jaringan NII AL-ZAYTUN.


Kami para korban berharap kesigapan pemerintah dalam hal ini aparat yang berwenang dan semua lembaga terkait mengusut masalah ini agar korban anak bangsa tidak lagi berjatuhan.


Forum komunikasi korban  NII al-zaytun dan NCC



(read more ...)
Apr 09

PENGERAHAN JAMAAH NII AL-ZAYTUN DAN FENOMENA FORMULIR A5 ASPAL

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 4 Comment »


PENGERAHAN JAMAAH NII AL-ZAYTUN DAN FENOMENA FORMULIR A5 ASPAL


9 April 2009

Satu hari sebelum hari H pencontrengan pemilu tahun ini, seluruh jamah NII diberbagai daerah sudah mempersiapkan diri guna ikut berpartisipasi dalam ajang demokrasi pemilu 2009. Anehnya kini para jamah NII bukan hanya nyonterng di TPS saja, akan tetapi mereka juga menempatkan saksi saksi disetiap TPS TPS yang menjadi basis kekuatan mereka.  Pada hari kamis dini hari semua jamaah NII dari luar daerah pemilih ( pendatang ) yang sudah mengantongi formulir A5 asli maupun yang ASPAL ( asli tapi palsu ) berduyun duyun mendatangi TPS TPS di daerah caleg mereka, dari 5 daerah caleg yang paling menjadi sorotan adalah caleg Dapil tanggerang dan caleg Dapil bogor yang tidak lain adalah putra dari Syakh Panji Gumilang ( Presiden NII ALZAYTUN ) yaitu Imam Prawoto.


Pada hari kamis pula banyak orang tua korban NII yang mengeluh bahwa anaknya tidak pulang karena mereka harus nyontreng di dapil lain. Padahal didaerahnya sendiri dia tidak ada masalah, ada sebagian orang tua juga yang menahan anaknya untuk tidak mencontreng di dapil lain .


Mereka amat pintar dalam mengambil celah, sekiranya aparat tidak menutup mata dalam masalah ini, seabreg data semoga dapat membawa masalah ini ke tingkat pengadilan. ini harus di usut, pengerahan masa yang berlebihan dan banyak nya formulir ASPAL harus dibawa ke kengadialn, ini adalah kecurangan dan merupakan kejahatan terselubung. Anak bangsa semakin di bodohi dengan segala propaganda yang dilalukan jaringan NII AL-ZAYTUN. Jangan sampai mereka bisa melenggang ke DPR,.


Ingat !!! Korban semakin hari semakin banyak berjatuhan, apalagi jika jaringan NII ini masuk DPR dan mereka mensosialisasikan aturan dan hukum hukum supaya berpihak pada jaringan NII AL-ZAYTUN.


Kami para korban berharap kesigapan pemerintah dalam hal ini aparat yang berwenang dan semua lembaga terkait mengusut masalah ini agar korban anak bangsa tidak lagi berjatuhan.


Forum komunikasi korban  NII al-zaytun dan NCC



(read more ...)
Apr 03

MESIN PENCETAK UANG NII ALZATUN BERKEDOK YAYASAN YATIM DAN DHUAFA FIKRI AKBAR

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 53 Comment »



Sebuah fenomena yang amat memiriskan belakangan ini, banyak sekali propaganda yang dilakukan para jamaah NIII ALAZYTUN  guna menempuh target futuh atau kemenanganya..para korbannya pun tetap saja para geberasi muda yang punya semangat juang  tinggi akan tegaknya syariat islam di bumi indonesia tercinta ini.


Kini mereka mulai menampakan wujudnya walaupun dengan muka yang berbeda (kedok ), namun anehnya mereka berkonspirasi dengan orang yang dianggap kafir ( RI ). Salah satunya adalah dengan kedok yayasan fakir miskin atau yatim piatu yang tersebar diseluruh nusantara, mereka mencari mangsa di tempat tempat keramaian, misalnya DENGAN PROPOSAL KEINSTANSI PEMERINTAH MAUPUN SWASTA,  MALL MALL, TERMINAL, PASAR, HALTE BUS WAY, SATSIUN KERETA API MAUPUN KRL, TEMPAT PARKIRAN masjid masjid DLL, Biasanya mereka membawa sebundel proposal , ada juga yang dengan sisitem amplop yang sampelnya YAYASAN TERTENTU dengan dibagi bagikan dan ada juga yang langsung menyodorklan kwitansi sumbangan denagn nominal tertentu yang alasanya guna kepentingan pembangunan  sarana sosial. WASPADALAH JIKA ADA PENCARI AMAL DENGAN KRITERIA TERSEBIT, DIJAMIN ITU ADALAH JARINGAN NII ALZAYTUN.


Belakangan ini banyak sekali pengaduan dari korban NII ALZAYTUN, yang mereka rata rata pernah dipekerjakan sebagai team pencari amal yang hasilnya adalah untuk pesantren alzaytun di indramayu jawa barat. Salah satunya adalah YAYASAN FIKRI AKBAR,  yang berpusat di jawa timur, YAYASAN NURUL ULUM , yang berpusat di GODEAN SLEMAN JOGJAKARTA, YAYASAN NURUL JANNAH,  di jakarta, dan yayasan lain  diseluruh nusantara. Namun para anggotanya menyebar ke seluruh penjuru tanah air dalam mencari sumbangan, kini mereka juga merangkul beberapa pihak yang diantaranya adalah tokoh masayarakat dan orang terpandang di sekitarnya. Entah karena alasan tidak tahu atau apa memang sudah ada konspirasi diantara mereka. apa karena propaganda para jamaah NII ALZAYTUN  ini sangat hebat ya sehingga orang orang yang punya pendidikan tinggi dan punya jabatan bergensi itu bisa terlibat dalan jaringan NII AL-ZAYTUN. Memang pada dasarnya mereka tidak dengan  terang terangan mengusung ideologi negara islam indonesia , mereka kemas dalam bentuk acara seminar, klinik, lembaga pendidikan dlll sehingga tak tercium gerakan NII nya, namun klo dilihat dari personil nya adalah mereka semuanya yang ada dalam kepengurusan yayasan fikri akbar adalah para jamaah dan aparat aktif NII ALZAYTUN.


Jika dikaji mendalam, ini adalah kasus perdagangan manusia dan perbudakan yang harus dihentikan, para jamaah nii dengan dalih berjuang menegakan syariat islam rela menghabiskan waktunya guna mencari dana dan mencari target rekrutmen anggota NII baru.


salah satu contoh propaganda yayasan fikri akbar yang hasilnya kini mencapai angka yang cukup tinggi adalah sebagai berikut :





Ditulis pada Mei 24, 2008 oleh fikriakbar  (  fikriakbar.wordpress.com )



Yayasan Fikri Akbar merupakan Yayasan yang bergerak dibidang pendidikan dan sosial adapun program-program yang saat ini sedang kami kerjakan antara lain:


1. Pendirian Panti Asuhan FIKRI AKBAR


2. Pendidikan dan pelatihan anak jalanan


3. Bimbingan belajar bagi anak kurang mampu


4. Santunan anak asuh, Lansia dan Dhuafa’


5. Pengobatan dan khitanan massal gratis


6. Klinik murah untuk dhuafa’


Dikantor pusat Yayasan Fikri Akbar yaitu di Jalan S. Parman V 96, Waru, Sidoarjo, kami mengadakan pelayanan praktek pengobatan yang ditangani oleh Dokter Umum dan perawat kesehatan. Jam praktekantara pukul 08.00 - 12.00 dan pukul 17.00 - 20.00. Dibukanya praktek pengobatan ini merupakan upaya kami dalam mempersiapkan berdirinya sebuah Klinik yang kedepannya selain melayani masyarakat umum juga dapat membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat memperolah pelayanan kesehatan yang semestinya. Kami juga akan mengadakan pelayanan kesehatan keliling dalam waktu dekat ini. Semoga saja langkah awal yang talah kami lakukan ini mendapat ridho dari Allah SWT, karena semua itu kami lakukan dalam upaya semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Semoga juga apa yang kami cita-citakan dapat terlaksana dengan segera dengan do’a dan ikhtiar dari para pengurus, relawan, donatur, serta semua pihak yang berkenan serta mendukung apa yang sedang dan akan kami programkan.


Untuklebih jelas silahkan klik http://fikriakbar.wordpress.com

Melihat realitas tersebuat akan kah kiat terus diam membisu melihat saudara se agama kita telah dipolitisir dan dimanfaatkan semangatnya untuk kepentingan panji gumilang dan kelompoknya, apa karena keluarga kita tiodak terkena imbas langsung terjerat gerakan makar NIII  ALZAYTUN  ini sehingga kita ga punya semangat untuk menyelamatkan saudara kita yang sedang terjebak di NII ALZYTUN. Ingat, setiap hari mereka merekrut jamaah baru, mereka seperti mesin penghancur masal yang akan mencari target dan harus berhasil sampai sang target terperangkap dalam komunitas mereka. Jika tidak waspada terget berikutnya barangkali anda atau keluarga anda.


Kini para jamaah NII ALZAYTUN lebih diperas lagi karena mereka lagi punya hajat besar guna men sukseskan 5 caleg yang di usung NII AL-ZAYTUN DI PARTAI REPUBLIKAN yaitu :


1) H. Imam Prawoto. Dapil Banten I (Kabupaten dan Kodya Tanggerang), anak Panji Gumilang.


2) Muhammad Sholeh Aceng, SH. Dapil Banten III (Pandeglang dan Lebak),


3) Drs. Miftah. Dapil Jawa Barat III (Kodya Bogor dan Cianjur), keponakan Panji Gumilang.


4) Dr. Dani Kadarisman. Dapil Jabar X (Kuningan, Banjar dan Ciamis), Dokter AL-ZAYTUN


5) Ir. M. Asrurifak, MT., Caleg DPR-RI Dapil Jatim X Lamongan - Gresik


Salah satunya adalah putra presiden NII ALZAYTUN panji gumilang yaitu IMAM PRAWOTO untuk dapil banten tangerang. Semua jamaah NII ALZAYTUN diwajibkan mencoblos salah satu caleg caleg di partai republikan, bahkan kasus penggelembungan suara seperti di alzaytun bakal terulang kembali, 5 caleg partai republikan yang di usung NII AL-ZAYTUN pasti suaranya bakal meledak di daerah mereka karena para jamaah NII ALZAYTUN  yang berada di luar dapil mulai saat ini sudah mulai datang ke setiap kelurahan masing masing untuk minta surat pindah atau pengantar  untuk mencoblos di daerah dapil yang mereka kehendaki, tentunya tergantung mana yang deket dengan caleg  di dapil mereka.


Mereka terus bergerak untuk meruntuhkan NKRI dengan segala cara, apakah kita akan tinggal diam terus melihat realitas ini ???


Marilah kita bersatu berantas kedzoliman ini agar tidak terlalu banyak korban yang berjatuhan


Team NCC




(read more ...)
Apr 03

REKAYASA BUSUK PANJI GUMILANG

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 2 Comment »



SYAYKH A.S.PANJI GUMILANG REKAYASA DPT FIKTIF


PANWASLU SIAGA SATU SIAP TANGKAP WARGA NII KW-9 AL-ZAYTUN


Masih ingatkah anda dengan mobilisasi masa teritorial NII KW9 ke Ma’had Al Zaytun pada Juli 2004

saat PILPRES Putaran Pertama untuk memuluskan Jenderal TNI ‘Thogut’ WIRANTO.

Pasca kejadian tersebut ribuan aparat dan jama’ah NII KW9 ‘murtad’ dari NII KW9.

Mereka tersadarkan bahwa FUTTUH NII yang dijanjikan cuma dijadikan ‘Kuda Troya’ aparatur intelejen NKRI. Kalaupun hal ini terulang belum tentu menyadarkan warga-jama’ah NII KW9,

karena Doktrin & Sistem Pengamanan Internal Warga sudah semakin disempurnakan.

Kesalahan dan kebocoran pada masa lalu jadi pelajaran berharga bagi Sang Syakh untuk selalu menyesatkan Generasi Muda Islam dengan Kedok NII.

Tulisan ini hanya sekedar ‘Tausiyah & Silaturahmi’


Kini 5 tahun berlalu Abu Toto belajar tidak mengulangi kesalahan sejaran di Pilpres Juli 2004. Sang Syaykh yang dapat Order Tim Sukses Pemilu dari Empat Serangkai ORBA “GOLKAR-PKPB-REPUBLIKAN-HANURA” mencoba meniru sukses PILKADA JATIM. Pasca ASA keliling Jawa akhir tahun lalu menginspirasikan Sang Syaykh untuk memanipulir DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada Pilkada & Pemilu 2009. Bayaranpun sudah diterima, puluhan milyar sudah mengalir ke rekening Sang Syaykh di Bank Century. Sedangkan di teritorial Sang Syaykh menginstruksikan mobillisasi masa dan jama’ah teritorial NII dengan dana dan kemampuan jama’ah. Artinya Sang Syaykh gak perlu susah mengeluarkan koceknya sendiri. (Duit Proyek UTUH)


Masya Allah, manipulasi DPT Pilgub Jawa Timur TERBONGKAR! Gak tanggung-tanggung Kapolda Jawa Timurnya sontak MUNDUR karena protes di intervensi Mabes Polri. KPU pun dihujat habis menyoal DPT Fiktif yang melebihi hampir 20 % Suara Rakyat. Publikpun menggugat ‘jangan-jangan’ DPT ditiap propinsipun dimark-up juga. Bahkan ada yang minta PEMILU DITUNDA hingga persoalan DPT tuntas.


Sekarang ini kubu Syaykhul Ma’had terguncang. Sejumlah DPT dikantong-kantong caleg-caleg yang akan dipilih oleh ‘gerombolan NII KW-9′ pastinya akan diteliti ulang. Adapun skenario pengiriman 10 - 20 orang jama’ah NII ke TPS-TPS didaerah seputar caleg yang dijagokan di ‘Golkar-PKPB-Republikan-Hanura’ sesuai dengan quota 2 % batas yang masih dibolehkan aturan di KPU Pusat dari jumlah 500 - 600 orang per TPS bakal menjadi andalan. Memang ‘cerdik’ juga Sang Syaykh yang pernah menjadi operator ‘cendana’ diera keemasan Rezim Soeharto ini. Sang Syaykh mencoba mengakali aturan yang penuh dengan celah kelemahan hukum ini. Namun perlu diingatkan Banwaslu sebagai satu-satunya Pihak yang punya OTORITAS mengawasi Pemilu sudah pasang perangkap. Kini mulai dari hulu hingga hilir aliran mobilisasi masa NII KW-9 sudah ‘digambar’ alias dipetakan. Daerah seperti Bekasi, Banten X, Indramayu-Bekasi, Gresik dan sekitar Yogyakarta dan Lampung sudah diberi lampu merah. Tinggal menunggu umpan datang.


Saud Sirait anggota Banwaslu ketika dikonfirmasikan hal ini oleh Tim Buser SIKAT menyatakan,”Biarkan aja mereka, kita sudah siapkan perangkap!” Perlu diingatkan oleh seluruh jama’ah dan aparat territorial NII, bahwa salah satu pelanggaran berat pemilu adalah ‘adanya upaya ingin merubah Dasar Negara Pancasila & UUD 1945, mempersoalkan NKRI dan menyebarkan rasa kebencian dan permusuhan’ Maka ‘SKAK MATI’ bila Aparat NII KW9 NEKAD masuk TPS-TPS tersebut.


Patut dipertanyakan bahwa Sang Syaykh bakal NEKAD menerobos aturan tersebut. Mungkin ia mengira bakal ‘lolos jerat hukum’ setelah sukses menggelembungkan suara di Al Zaytun 5 Juli 2004 lalu hingga 24.000 orang. Bedanya dulu Sang Syaykh hanya mengolah suara tersebut cuma di satu titik TKP diMa’had Al Zaytun, Indramayu - Jawa Barat. Lalu bagaimana bila terjadinya dihampir seluruh TPS-TPS diwilayah DAPIL-DAPIL caleg jagonya NII KW-9 yang tersebar di Empat partai ‘Golkar-PKPB-REPUBLIKAN-Hanura’ Apa gak jadi bulan-bulanan 10 - 20 orang jama’ah NII dipelosok TPS-TPS tersebut.


Informasi mutakhir bahwa Tim-Tim Sukses akan menyebar jama’ah teritorial NII KW9 1 - 2 hari yakni H-2 sebelum Pemilu 9 April 2009. Mereka akan mengambil dan mendaftarkan sebagai pendatang pada pengisian Formulir 5 diluar DPT yang ada ditiap TPS-TPS. Para jama’ah NII KW9 dengan dibekali KTP dan Kartu Pemilih Tetap sejak pagi-pagi sekali akan menyerbu masing-masing TPS untuk daftar ulang dengan alasan tidak dapat memilih ditempat domisili ataupun tempat asal terdaftar pemilih. Pastinya mereka akan memilih jagonya sesuai dengan Perintah Umum Sang Syaykh sebagai PENERIMA ORDER. Disinilah ‘Sepandai-pandainya TUPAI MELONCAT akan TERJERAT juga’

Tunggu Tanggal mainnya!!!


‘ANDA MELIHAT ADA MOBILISASI MASA NII KW-9 MASUK TPS-TPS DISEKITAR ANDA’ SMS saja KE BANWASLU DI DAERAH TERDEKAT ANDA’


PEMANTAU PEMILU

TIM SUKSES ALIRAN SESAT

(NII KW9-LDII-AHMMADIYAH)


Bekerjasama dengan


Tim BUSER SIKAT Dan NCC



(read more ...)
Mar 24

ALZAYTUN MENGORGANISASI TINDAK KRIMINALITAS DAN KEJAHATAN

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 1 Comment »

BAGAIMANA GERAKAN NII Al ZAYTUN MENGORGANISASI TINDAK KEJAHATAN-KRIMINALITAS



Program tindak kejahatan Gerakan NII Al Zaytun atau NII faksi komando AS Panji Gumilang adalah didasarkan pada doktrin program penggalangan dana untuk negara dan filosofi paham sesat tersebut adalah Qonun Asasi dan Qonun Uqubat NII yang dinamakan jihad dan fa’i :

Sesungguhnya seluruh harta itu pada dasarnya adalah milik Allah yang pengelolaannya diserahkan kepada pimpinan dan warga NII. Seraya mengutip ayat:


“Sesungguhnya bumi ini diwariskan kepada hamba-hamba-Ku yang shalih.”


Yang mereka maksud dengan kata hamba-hamba-Ku yang shalih di sini menurut tafsir NII adalah para aparat Negara Islam Indonesia dan seluruh warganya. Dengan pedoman tafsir NII tersebut seluruh warga NKRI pada hakekatnya memiliki derajat sama dengan binatang, untuk itu menurut hukum Nya (menurut hukum dan fiqh NII) yaitu boleh diambil susunya, diperas tenaganya, dan dimakan dagingnya (atas dasar fa’i dan tazkiyah).


Praktek pelaksanaan shalat, dzikir, tilawah, ta’lim dan tazkiyah yang sebenarnya adalah melaksanakan program negara, adapun program yang utama adalah setiap aktivitas yang dilakukan dalam rangka menghimpun dana dan merekruit atau ummat sebanyak-banyaknya untuk kepentingan membangun dan membesarkan jama’ah - Negara Islam Indonesia yang basis utamanya adalah Ma’had Al-Zaytun. Oleh karenanya dengan melalui cara apapun setiap warga NII Al Zaytun wajib mengambil kembali seluruh harta Allah yang ada di tangan orang-orang kafir NKRI dengan melalui fa’i, sekaligus dengan dasar keyakinan yang bertujuan untuk membersihkan mereka dari dosa, sehingga suatu saat kelak pada akhirnya mereka mudah dan bersedia untuk menerima seruan untuk masuk serta bergabung dengan NII.


Karenanya perilaku menipu, mencuri hingga sampai membunuh pun terhadap setiap kalangan di luar NII selain telah dianggap kafir dan berderajat binatang adalah karena dianggap sebagai salah satu bagian dari modus fa’i (mengambil hak secara paksa) belaka. Pada hakekatnya tindakan kriminal seperti itu diyakini komunitas NII sebagai praktek ibadah kepada Allah dan bentuk pengabdian kepada negara yang sebenarnya.



(read more ...)
Mar 21

www.nii-crisis-center.com

Prpaganda NII AL-ZAYTUN 10 Comment »

Seluruh hasil program Hujumat Tabsyiriyah yang pada prinsipnya hanya sebagai alat atau sarana penggalian (eksplorasi) dana dari anggota yang diberi nama program Tis’atal Mawarid (Sembilan Pos Pendanaan Negara). Setiap struktur territorial dari tingkat yang terendah ( Desa) hingga tingkat Gubernur telah ditargetkan melakukan penyetoran dana hasil program Sembilan Pos Pendanaan tersebut. Untuk struktur tingkat Desa kewajiban penyetoran dana ke struktur tingkat Kecamatan dilaksanakan setiap hari 2 kali, pada waktu pagi dan sore. Demikian halnya penyetoran struktur tingkat Kecamatan ke struktur tingkat Distrik dan tingkat Distrik ke struktur tingkat Daerah dan seterusnya Residen. Namun untuk tingkat Residen kewajiban penyetoran dana untuk negara dijadwalkan hanya satu kali dalam sebulan, yakni pada tanggal 25-27 dalam penanggalan (kalender) Hijriyah pada Bank CIC, atas nama Abu Ma’ariq. Dalam pelaksanaan tersebut para aparat struktur tingkat Daerah atau Residen tidak harus datang sendiri ke kantor Bank CIC dimaksud, terkadang pihak Bank yang melakukan jemput bola atau langsung mendatangi aparat struktur tingkat Daerah tersebut di tempat yang terjamin keamanannya dan ditetapkan sebelumnya.





Apabila target penyetoran dana negara mengalami kekurangan atau keterlambatan, maka setiap kekurangan atau keterlambatan tersebut wajib dipenuhi dan ditetapkan sebagai tanggungjawab sebagai hutang. Tetapi bila dana yang diperoleh ternyata berhasil melampaui target setoran, maka kelebihan dana hasil program Tis’atal Mawarid (9 pos pendanaan negara) tersebut dibolehkan menjadi milik struktur teritorial yang bertingkat-tingkat tersebut.


Biasanya surplus dana setoran tersebut sebagian digunakan untuk kepentingan Malja’, sebagian disimpan sebagai jaminan bagi kelancaran setoran bulan selanjutnya. Namun tak jarang terjadi kelebihan dana setoran tersebut dikorupsi oleh para aparat struktur itu sendiri. Karenanya setiap struktur tingkat Distrik maupun Daerah sering mematok (menetapkan) target perolehan setoran yang lebih tinggi kepada struktur yang berada di bawahnya atau tingkat-tingkat struktur yang berada dalam kontrol dan tanggungjawabnya sesuai target yang telah menjadi kesanggupannya, hal ini dilakukan dalam rangka memperoleh kelebihan dan menumpuk kekayaan.


Pengumpulan dana untuk memenuhi kebutuhan program negara yang disentralisir di tingkat Daerah dilaksanakan dengan administrasi yang lengkap dan rapi. Kepala bagian keuangan Daerah, dalam hal ini sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh dalam hal pemenuhan kebutuhan dan alokasi pendanaan. Namun dalam hal penyetoran ke Tingkat Wilayah (melalui Bank) seluruhnya diserahkan kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Selain metode di atas, pengumpulan dana juga ada yang langsung diserahkan kepada Tingkat Wilayah. Metode ini dilaksanakan dalam acara-acara tertentu yang disentralisir di Tingkatan Wilayah, Contoh :

o Program acara Tartib (Pelantikan Aparat Teritorial dan Fungsional)

o Program acara Munakahat (Menikah)

o Program acara Irsyad (Penataran Calon Aparat)

o Program acara Tahkim (Sidang Mahkamah)

Penyetoran akhir yang dilakukan pada akhir bulan Hijriyah dikoordinir oleh beberapa Badan yang telah berjalan di NII, antara lain:

o Departemen Pembangunan Keuangan

Badan ini bertanggung jawab dalam hal pembagian sistem keuangan yang berjalan untuk pembangunan dan Gaji aparat. Dalam Distribusi Gaji aparat yang mulai diturunkan ke setiap Tingkat Daerah pada tanggal 25-27 kalender hijriyah, setiap bulan penyalurannya juga lewat Bank. Tingkat Daerah mengakomodir Gaji tersebut, melengkapinya dengan blanko Gaji NII untuk tiap tingkatan. Dalam distribusi Ihsan (Gaji) seluruhnya sudah diatur dalam PERPU I (Peraturan Pengganti Undang-Undang) yang mengatur tentang pembagian Gaji, NDQ (Nomor Data Qoid/ Nomor Induk pegawai) dan Golongan layaknya pegawai negeri. Distribusi gaji melewati tahapan berjenjang sebelum sampai ke tingkatan masing-masing yang sebelumnya harus dipotong hutang dan kebutuhan lain.


o Setia Usaha Kerja

Badan ini bergerak untuk memenuhi kebutuhan yang diajukan ummat atau Aparat lewat rekomendasi Daerah atau wilayah. Jenis-jenis bantuan (pinjaman) yang diberikan lewat Badan ini, antara lain : Huqnatul Rosmal (Suntikan dana untuk usaha yang telah berjalan), Muqorodoh Malja’ (Bantuan - subsidi untuk memenuhi kebutuhan sewa Malja’),dll.

o Baitul Mal

Adalah wadah sentralisasi dana-dana yang dihasilkan dari sektor ekonomi, seperti: pertanian, perikanan, perkebunan, perhutanan dan industri.


Gaji Mas’ul dan Karyawan.


Sistem penggajian para mas’ul baik aparat Territorial maupun aparat Fungsional, telah ditetapkan sebagai berikut :

o Gaji para Aparat Territorial tingkat Desa (3 orang) sebesar Rp 700.000,-

o Gaji para Aparat Territorial tingkat ODO – Kecamatan (5 orang) sebesar Rp 1.700.000

o Gaji para Aparat Distrik – Kabupaten (7 orang) sebesar Rp 3.500.000,-

o Gaji para Aparat Territorial tingkat Daerah (11orang) sebesar Rp 7.000.000,-

o Gaji para Aparat Teritorial tingkat Wilayah (22 orang) berjumlah sebesar Rp 20.000.000,-


Berdasarkan data Laporan dalam Rencana Anggaran Belanja tahun 2001-2002 akumulasi gaji yang diberikan ke seluruh tingkatan aparat teritorial masing-masing, sebagai berikut:

o Gaji aparat Desa sebanyak 11.120 personil sebesar Rp 1.198.331.505,-

o Gaji aparat Kecamatan sebanyak 2.373 personil sebesar Rp 525.980.838,-

o Gaji aparat Kabupaten sebanyak 884 personil sebesar Rp 384.446.218,-

o Gaji aparat Daerah sebanyak 379 personil sebesar Rp 234.155.747,-

o Gaji aparat aparat Wilayah sebanyak 145 personil (terdiri dari 5 Wil. Besar di Jawa + 3 Wil di luar Jawa) jumlah dana sebesar Rp 167.814.721,-


Sedang jumlah Gaji untuk para aparat Fungsional yang berada di Ma’had Al-Zaytun maupun yang menjadi Korwil dan Korda YPI diluar daerah sebesar Rp 1.193.521.748,- (Copy Data dokumen resmi Laporan keuangan Al Zaytun diperoleh dari faksi Insan Hadid)

Total Gaji yang diberikan kepada seluruh jajaran sudah mencakup beberapa kebutuhan lain yang diberikan oleh negara, antara lain meliputi:

o Gaji Pokok

o Tunjangan Makanah (Jabatan)

o Tunjangan Kesihatan

o Tunjangan Ma’unah

o Tunjangan Ghizaiyah (Paket Gizi berupa beras, gula,minyak goreng, teh, kopi, garam, sabun mandi, sabun cuci, ikan asin dan pasta gigi).

o Syu’unul Malja’ (Bantuan untuk kebutuhan markas)

o Syu’unul Idaroh (Bantuan Operasional)

SISTEM PENGGAJIAN GURU & KARYAWAN MA’HAD AL ZAYTUN


Para guru atau asatidz-asatidzah Ma’had Al Zaytun digaji berdasarkan ketentuan sesuai kebijakan dan perjanjian, seperti yang berlaku dalam kewajiban maliyah (keuangan) yang dibebankan kepada setiap warga NII di manapun. Para asatidz dan asatidzah Ma’had Al Zaytun terdiri dari dua latar belakang, yang berlatar belakang anggota NII berasal dari teritori berjumlah mayoritas atau dalam jumlah prosentase 90 % sedang yang 10 % berlatar belakang umum dengan kontrak kerja selama 1-2 tahun, tetapi kebijakan sistem gaji mereka semua diberlakukan sama.


Para karyawan disebut pasukan hijau dan kuning (Muwadzhof) diberi gaji sangat rendah dalam penerimaan riil setiap bulannya. Bagi mereka yang masa kerjanya masih 3 bulan pertama, gaji yang diterima dan ditetapkan sebesar Rp 60.000,- perbulan, 3 bulan berikutnya dinaikkan menjadi Rp 75.000,- 3 bulan berikutnya dinaikkan menjadi Rp.100.000,- Nilai gaji riil para muwadzhof sebenarnya hanya sebesar Rp 100.000,- tersebut, hakekatnya sebagai sisa gaji yang diterima setelah dipotong negara atas dasar kewajiban yang dibebankan dalam program 9 Pos pendanaan negara yang rata-rata mencapai 75 % dari nilai gaji yang sesungguhnya, atau kelipatan 3 dari nilai nominal riil yang diterima. Artinya, jika seorang karyawan menerima gaji riil sebesar Rp 100.000,- maka gaji asli mereka sebenarnya sebesar Rp 400.000,-


Bagi mereka yang masih berstatus ghairu mutazaawij (belum menikah) tidak diberikan tunjangan apapun sebagaimana yang berhak diperolehnya, sedang bagi karyawan yang berstatus mutazaawij (sudah menikah) akan diberi tunjangan, yang secara tertulis meliputi beberapa item dibawah ini kecuali (tunjangan kesehatan)

o Gaji Pokok

o Tunjangan Makanah (Jabatan)

o Tunjangan Kesihatan

o Tunjangan Ma’unah

o Tunjangan Ghizaiyah (Paket Gizi berupa beras, gula,minyak goreng, teh, kopi, garam, sabun mandi, sabun cuci, ikan asin dan pasta gigi).


(Namun praktek yang direalisasikan oleh pihak Ma’had hanya points ke lima belaka, point yang lain belum bisa terlaksana. Karena itu praktek pelayanan kesehatan hingga hari ini dikenakan biaya)


MEKANISME KERJA KARYAWAN MA’HAD AL-ZAYTUN


Para pekerja pasukan kuning dan hijau Ma’had Al Zaytun berjumlah 3500 orang sebenarnya masyarakat pekerja yang patut dikasihani, dan perlu mendapat perhatian dari LSM seperti PPMI atau menteri ketenaga kerjaan Republik Indonesia. Sebab mekanisme kerja yang diberlakukan Abu Toto AS Panji Gumilang lebih dekat pada system kerja Rodi dan Romusha. Antara lain menerapkan pemberlakuan jam kerja yang tidak umum dan menyalahi peraturan ketenaga kerjaan maupun rasa kemanusiaan dalam hal pemberian upah atau jasa yang minim maupun dalam hal penerapan sistem base camp.


Penerapan jam kerja yang diberlakukan Ma’had Al Zaytun terhadap 3500 tenaga kerja terlatih yang meliputi banyak bidang seperti tenaga kasar terlatih, tukang batu, kayu dan konstruksi besi dan beton maupun pengelasan (perbengkelan) ditetapkan sejak dari pukul 07.00 wib hingga pukul 22.00 wib. Selain pekerja bangunan, tenaga kerja ahli di bidang perkayuan dan besi diorientasikan pada sistem fabrikasi, karena hal itu direncanakan menjadi mesin produksi yang tidak saja diformat untuk memenuhi kebutuhan sendiri tetapi juga untuk kepentingan perdagangan dan atau melayani pesanan.


Seluruh tenaga kerja Ma’had Al Zaytun disediakan base camp (barak penampungan) yang letaknya di pojok sebelah kiri Ma’had tersebut. Para pekerja tersebut wajib menginap dalam base camp tersebut selama 6 hari berturut-turut, pada hari ke tujuh mereka baru mendapat cuti 1 hari untuk mengunjungi keluarga yang juga diwajibkan bermukim secara kontrak didesa-desa sekitar Ma’had. Dari penuturan beberapa mantan pekerja maupun Tibmara serta Garda Ma’had yang telah eksodus menceritakan tentang duka dan penderitaan kehidupan sehari-hari, dimana para muwadzhof yang harus bermukim selama sepekan berada dalam base camp, dan baru bisa berkumpul dengan keluarga cuma satu hari.


Demikianlah hasil investigasi LPDI-SIKAT tentang Ma’had Al Zaytun yang berhasil dibukukan Umar Abduh. Temuan data dan informasi yang meyakinkan tentang keberadaan Ma’had Al-Zaytun dan kaitan gerak aktivitasnya tersebut dapat dipertanggungjawab kan, karena hal itu merupakan hasil investigasi dari banyak pihak, selain dari penyerahan para mantan anggota NII, baik yang berasal dari dalam Ma’had Al Zaytun (aparat dan pekerja Fungsional) maupun yang berada di luar Ma’had Al Zaytun (aparat atau anggota Teritorial NKA-NII) juga pengakuan dari mereka mendatangi lembaga resmi MUI, DEPAG dan aparat Mabes Polri.





 

(read more ...)
.::. Designed by SiteGround Web Hosting

cssandhtml